Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga dengan bumi yang menjadi saksi sujud dan kehidupan.
Fiqh Lingkungan Hidup menghadirkan tafsir segar tentang syariat yang berpihak pada kelestarian alam membaca kembali ayat-ayat tentang air, tanah, udara, hutan, dan hewan dengan kacamata maqashid syariah dan kasih sayang ekologis. Buku ini menuntun kita melihat bahwa menjaga kebersihan, menanam pohon, menghemat air, hingga mengelola sampah bukan sekadar etika sosial, tetapi ibadah yang bernilai spiritual tinggi.
Melalui pendekatan fiqh Aswaja yang moderat dan membumi, Gita Timur menulis dengan kehangatan khas pesantren: menggabungkan teks klasik, hadis, dan refleksi kontemporer. Ia mengajak pembaca memahami bahwa rahmatan lil ‘alamin bukan hanya slogan universal, melainkan panggilan untuk menjadi khalifah yang penuh tanggung jawab atas bumi. Buku ini bukan sekadar bacaan hukum, melainkan ajakan lembut untuk mencintai ciptaan Allah dengan hati yang beriman, tangan yang menjaga, dan langkah yang menumbuhkan kehidupan.
Jumlah halaman: 183
Ukuran: 14×20,5